Mengenal Tren Bermain Saham dan Tips Pemula

Mengenal Tren Bermain Saham dan Tips Pemula

Lenc Inc – Bermain Saham sudah tidak asing lagi di telinga banyak orang, termasuk orang awam atau yang tidak berkecimpung di dunia investasi sekalipun. Kita sering mendengarnya di berbagai media seperti televisi, internet, radio, bahkan sosial media.

Namun apakah anda tahu apa itu saham? Meskipun terdengar tidak asing namun perlu disadari bahwasanya hanya sedikit saja penduduk di Indonesia yang memahaminya. Tidak hanya orang yang berada jauh di perkotaan, namun bahkan orang-orang di perkotaan yang tidak cukup terdidik dan mengerti apa itu saham.

Apa Itu Saham?

Saham merupakan surat berharga yang menunjukan bagian bukti kepemilikan atas suatu perusahaan atau Perseroan terbatas (PT) dan disebarkan kepada publik melalui tempat resmi bernama pasar modal.

Pemegang saham juga dapat berpartisipasi dalam andil perusahaan, seperti memilih dewan direksi dan memberikan suara pada tujuan dan kebijakan perusahaan serta pemecahan saham. 

Tak hanya itu, pemegang saham juga memilki untuk dalam bentuk dividen dan keuntungan modal. Keuntungan dari saham biasanya didapatkan oleh mereka yang mengungguli obligasi serta saham preferen dalam jangka panjang.

Saham merupakan salah satu jenis investasi yang memiliki risiko yang tinggi dan keuntungan yang tinggi juga dibandingkan dengan yang lain. Oleh karenanya bagi anda yang ingin berinvestasi di saham disarankan untuk mempelajari cara kerja saham, memahami analisis fundamental dan menguasai kemampuan analisis teknikal.

Bagi perusahaan yang ingin menerbitkan saham harus memulai dengan melakukan penawaran umum perdana atau IPO (initial public offering). Nilai jual saham yang tinggi dan laba yang besar dihasilkan oleh perusahaan sehat, hal ini menjadi daya tarik sendiri dalam berinvestasi di instrumen saham.

Jenis-jenis Saham dan Penjelasannya

1. Jenis Saham dari Segi kemampuan Hak Tagih dan Klaim

  • Saham Biasa (Common Stocks)
    Jenis ini memiliki karakteristik yakni dapat melakukan klaim kepemilikan penghasilan dan aktivitas yang dimiliki perusahaan.
  • Saham Preferen
    Kategori ini merupakan gabungan dari Common Stocks (saham biasa) dengan obligasi, kategori ini juga menjadi salah satu primadona bagi para investor karena dapat menghasilkan pendapatan tetap.

2. Jenis Saham dari Segi Cara Peralihannya

  • Saham Atas Unjuk (Bearer Stocks)
    Jika secara fisik, jenis ini memiliki karakteristik tidak tertulis nama pemiliknya, hal ini bertujuan agar mudah dipindah tangankan dan biasanya juga untuk diperjual belikan oleh para investor.
  • Saham Atas Nama (Registered Stocks)
    Jenis ini memiliki karakteristik kebalikan dari bermain saham atas unjuk, yakni secara fisik tertulis jelas nama dari pemiliknya, dan peralihannya pun harus melalui procedure yang ada.

3. Jenis Saham dari Segi Kinerja Perdagangan

  • Blue Chip Stocks
    Jenis ini banyak diburu oleh para investor karena berasal dari perusahaan yang memiliki reputasi nasional dari sisi kualitas yang baik sebagai petinggi di industrinya serta memiliki pendapatan yang stabil dan konsisten dalam membayar dividen.
  • Income Stocks
    Jenis ini memiliki keunggulan dalam hal membayar dividen yang lebih tinggi dari rata-rata dividen yang dibayarkan pada tahun sebelumnya, sehingga memiliki daya tarik tersendiri bagi para investor.
  • Growth Stocks
    merupakan perusahaan-perusahaan yang memiliki pertumbuhan pendapatan yang tinggi dan mencerminkan optimisme dalam lingkup sector atau industry sejenis.
  • Speculative Stocks
    Jenis ini memiliki potensi untuk menghasilkan laba yang tinggi di masa depan, namun tidak konsisten di setiap tahunnya.
  • Counter Cyclical Stocks
    Jenis ini merupakan yang paling stabil dan tidak terlalu berdampak oleh keadaan ekonomi makro atau bisnis secara umum.

Cara Membeli Saham Dengan Aman

Keuntungan yang besar memang memiliki daya tarik sendiri termasuk bagi pemula yang ingin berinvestasi di saham. Oleh karena itu bagi anda yang ingin di terjun di dunia investasi perlu mengetahui beberapa tip cara membeli saham yang aman.

1. Menentukan Sekuritas

Sebelum membeli saham di Bursa Efek anda harus memiliki rekening dana nasabah atau RDN. Maka kita harus menentukan terlebih dahulu perusahaan sekuritas yang nantinya sebagai tempat untuk membuka rekening saham. Dalam hal ini anda harus berhati-hati, dan sangat disarankan memilih sekuritas yang legal dan sudah terdaftar di situs resmi OJK (Otoritas Jasa Keuangan).

2. Setor Dana Deposit Awal

Setelah memiliki rekening saham maka anda sudah bisa untuk membeli saham, yakni dengan melakukan deposit awal terlebih dahulu sesuai dengan aturan dari perusahaan sekuritas. Caranya sangat mudah anda dapat setor dana ke nomor RDN via transfer ATM maupun mobile banking.

3. Transaksi Jual Beli Saham

Setelah melakukan deposit dan terdapat saldo yang ada pada RDN maka anda dapat melakukan jual beli saham. Kita dapat membeli saham minimal 1 lot di perusahaan sekuritas, 1 lot sendiri berisi dari 100 lembar saham. Begitupun ketika ingin menjual, yakni minimal menjual 1 lot saham atau 100 lembar.

4. Settlement Transaksi

Settlement transaksi yakni tahapan penyelesaian prosedur transaksi saham, dan anda bisa melakukannya dalam 2 hari sejak dilakukan transaksi. Namun anda akan dikenakan dengan sebesar 45% per tahun jika tidak melakukan settlement transaksi di waktu yang telah ditentukan.

5. Analisis Fundamental

Analisis fundamental yakni menganalisis hal-hal yang berkaitan dengan kondisi keuangan dari suatu perusahaan dan menganalisa secara keseluruhan kinerja perusahaan, yang bertujuan untuk mengetahui sifat-sifat dasar dan karakteristik operasional dari perusahaan publik.

6. Stock Screener

Stock screener merupakan teknik untuk memudahkan kita dalam menyaring saham berdasarkan parameter tertentu, misalnya berdasarkan volume perdagangan, value, frekuensi, keuntungan, kerugian dan lain sebagainya.

Cara melakukannya pun cukup mudah, anda dapat melihat laporan keuangan atau meminta saran dari ahli serta melakukan riset.

Tips Bermain Saham Untuk Pemula

Anda harus meyakinkan diri anda bahwa saham merupakan instrument investasi yang tepat untuk anda, pasalnya saat anda melakukan investasi dalam bentuk saham maka diperlukan komitmen karena dijadikan sebagai investasi jangka panjang. Berikut ini beberapa tips bermain saham untuk pemula.

  1. Pahami ilmu dasar saham.
  2. Pelajari analisis saham.
  3. Melakukan transaksi berjangka
  4. Hindari berhutang
  5. Membeli saham saat harga/nilai turun
  6. Mengenali saham LQ45 dan IDX30

Saham merupakan salah satu instrument investasi terbaik bagi pemula untuk meningkatkan kekuatan finansial, namun memiliki profil risiko yang tinggi sehingga banyak yang perlu diperhatikan.

Jika anda tertarik untuk memulai investasi dengan instrument saham, maka anda bisa memulai dengan saham kategori blue chip sebagai rekomendasi saham terbaik. Karena kategori ini memiliki laba yang stabil dan biasanya ada dalam daftar indeks saham LQ45 atau IDX30.

Selain memiliki tingkat kapitalisasi pasar yang tinggi, investor juga akan mendapatkan penghargaan berupa dividen regular yang terjual. Karakteristik dari saham blue chip adalah aman serta dapat memberikan imbal hasil yang baik di masa depan sehingga sangat cocok bagi pemula.

Beberapa saham blue chip terbaik yang ada di Indonesia antara lain Bank Central Asia (BBCA), Bank Rakyat Indonesia (BBRI), Bank Mandiri (BMRI), dan masih banyak lagi yang lainnya.